Hidup antara Tujuan atau Persinggahan

Assalamualaikum

Hidup adalah suatu anugerah dan nikmat yang diberikan oleh Allah SWT- Rabb yang menciptakan seluruh isi bumi ini dan Maha Kaya lagi Maha Terpuji- yang kenikmatannya tiada tara. Jika lah kita semua tidak diberikan kehidupan tentu kita tidak akan kenal yang namanya dunia, kita tidak akan kenal yang namanya cinta, kita tidak akan kenal yang namnya hewan, tumbuhan dan manusia lainnya. Sungguh besar karunia tersebut bagi kita semua.


Namun, terkadang kita selalu bimbang apakah hidup ini tujuan kita ataukah hanya tempat persinggahan yang mana masih ada tujuan akhir yang lebih luar biasa dahsyat dibandingkan kenikmatan dunia ini. Kalaulah kita mulai bisa berpikir dan merenung sejenak mengenai kenikmatan dunia ini, sungguh kenikmatan itu hanya sementara waktu alias tidak berkelanjutan. Sebagai contoh nikmat kaya atau punya uang banyak, ketika kita membeli barang dengan uang kita, kemudian kita merasa puas dengan itu dan senang,namun tanpa diduga-duga perusahaan kita bangkrut karena adanya pembatalan proyek yang kemudian membuat kita harus hidup sederhana dan kita yang terbiasa hidup mewah kemudian merasa terganggu dengan kemiskinan tersebut, nah ternyata nikmat tersebut tidak abadi atau kekal.

Kehidupan yang kita jalani hari ini, di mana kita tidur, makan, bekerja dan melakukan berbagai aktivitas di dalamnya merupakan sesuatu yang sementara yang tidak kekal. Sebagai contoh, orang tidak seterusnya hidup di muka bumi ini, pada suatu saat dia akan merasakan yang namanya mati. Jadi di balik dunia nyata ini ada yang namanya dunia akhirat yang kekal di dalamnya kita semua. Di dalamnya terdapat surga dan neraka, tergantung dari amalan kita, amal baik masuk surga dan amal buruk masuk neraka. Jadi kehidupan ini hanyalah persinggahan dan kita adalah para pengembara yang mengembara menjadi sorang musafir di bumi ini. Untuk itu tidak ada gunanya bagi kita semua terlalu mencintai harta karena ingatlah harta yang kita punya tidak akan di bawa ke dalam liang kubur karena fasilitas akhirat gratis, setimpal dengan amal yang kita lakukan di dunia.

Untuk itu sadarlah kita semua, penyakit cinta dunia yang sering hinggap di hati kita semua terkadang membuat hati kita makin keras dan membatu dan tidak ingin melepaskan harta dan tidak rela kehilangan harta, hilangkan itu semua. Karena harta adalah Allah yang Maha Memiliki itu semua. Bagi kita yang punya harta lebih jadikan ia jalan amal bagi kita ke surga. Jadikan ia kendaraan atau transportasi yang akan mengantarkan ruh-ruh kita semua menuju ke rtempat peristirahatan terakhir.

Sesungguhnya kematian itu pasti kawan, jadi siapkan bekal mu menghadapi dunia setelah ini. Kita tidak akan pernah tahu apakah hari esok masih ada atau tidak, tapi berbuat baiklah seolah esok sudah kiamat dan bersungguh-sungguhlah kita dalam bekerja seperti hidup untuk selam-lamanya.

Terima kasih

~ by raidex89 on August 21, 2007.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
Follow

Get every new post delivered to your Inbox.